08 December 2014

Spesial Buat Cincah

Bismillahirrahmanirrahiim …

Dear Cincah …
Apa kabar kamu di sana? Om Korchap kemaren habis seminar, gue nggak bisa dateng, mriyang *gaknanya :D.Pasca Selfie beberapa minggu lalu,  ada anggota baru lho beberapa. Kita masih mbahas banyak hal-hal yang menarik untuk didiskusikan. Ada tentang feminism, syiah, sampe Press BEM. Tau nggak? semua manusia di forum ini kangen sama kamu. Kangennya tuh tingkat Dewi. :D
Semua masih kehilangan salah satu anggota forum yang memang aktif dan memiliki keingintahuan tinggi, pernah menggegerkan dunia gara-gara tulisanya ‘mejeng’ di salah satu situs dakwah terkemuka. Anak alay yang lucu tapi keren. *Plis jangan melayang-layang baca ini*  :D
Mba nggak bermaksud menekan apalagi memojokkan kamu. Mba nggak bermaksud bikin kamu nggak nyaman, dan nggak suka digituin. Mungkin saat itu, semua orang sedang dalam kondisi kurang baik termasuk gue yang mengawali topik diskusi. Hingga tiba-tiba kamu keluar, diinvite lagi, dan keluar lagi. Begitu berulang kali hingga sang admin angkat tangan. Suatu hari saat kamu diinvite lagi, kamu left lagi. Hmmm …. #Bingungmaubilangapa.

Mba mau berusaha nabayunin kamu, ngomong baik-baik. Tapi kamu tiba-tiba njawab nggak suka digituin. Oke afwan. Kamu sukanya digimanain? Sekarang, duduk. Tenang. Tarik nafas dalam-dalam. Kita diskusi baik-baik.
Mungkin topik pergerakan dewasa ini udah terlalu mainstream, kita cuma ngobrolin topik itu tanpa mengetahui landasan kenapa kita semua berkata seperti itu. Oke! Tell us how!Show us the truth. Sangat tidak baik jika seseorang fanatik dengan golonganya. I think kita (you n me) sepakat dalam hal ini. Menurut gue, topik ini masih cukup relevan dengan forum ini. Gerakan kita mungkin akan banyak melibatkan gerakan-gerakan lain yang sevisi, kita mungkin akan banyak berkolaborasi dengan gerakan-gerakan lain melalui berbagai kegiatan yang mendukung misi kita. Nggak cuma satu ormas saja atau anak fakultas tarbiyah jurusan filsafat saja. You know lha sekarang anggota gerakan ini itu cuma  orang mana doank.

Kamu tau lhaaa, sekilas terlihat banyak bercanda,tapi  gerakan kita emang radikal. Di sini, kita berhimpun dengan tegas MENENTANG kemunkaran. Kita nggak pernah dibatasi ataupun dibungkam untuk memaparkan fakta atau pandangan pribadi kita. Perbedaan tidak pernah menjadi masalah. Selalu ada ruang untuk berdiskusi. Itu yang paling mba suka di sini. Kita tidak menjadi manusia yang terisolasi akibat perbedaan. Kita selalu mendapatkan ruang untuk saling mengingatkan dan mengarahkan. Jika kamu merasa ada yang salah dengan pendapat dan celetukan kita, lari bukan solusi. Lari dari ruang gelap hanya membuat ruangan itu terlihat makin gelap di mata kamu kan? Nyalakanlah secercah cahaya di sini. Karena kita semua tak pernah bosan untuk berdiskusi, kenapa demikian? Karena bukan pembenaran yang kita pegang, tapi kebenaran dari Yang Mahabenar.  Kita semua memiliki misi menegakkan kebenaran, memberantas islam liberal yang sudah jelas sangat menyimpang dari akidah.

Kamu tau nggak bedanya ITJ sama JIL? Oke fine! Manusia-manusia JIL ngeblock kamu rame-rame, dengan berani kamu minta ke Ulil buat ngunblock kamu kalo dia berani. Sekarang kamu ninggalin aku dkk rame-rame  di sini, boleh donk aku dkk rame-rame mengumpulkan keberanian buat nginvite kamu lagi dan mencegah kamu buat left plus berani bertahan dan memperbaiki kondisi yang terlihat tidak ideal dalam pandanganmu di sini. Oke! Aku rasa kamu benci manusia fanatik, tapi dari lubuk hati yang terdalam aku yakin kamu juga salah satu golongan manusia yang fanatik membela agama Allah. Di sini, kita masih menunggu kamu kembali, karena kami semua sayang sama kamu karena Allah. Kami nggak mau kamu pergi dan sendiri menyaksikan kegelapan itu dari pandanganmu. Apa itu semua nggak bikin kamu makin sakit?

Mmmmm … memang iya … Semua kembali pada kamu. Jika sendiri  begini membuatmu lebih baik, kita nggak akan mengekang kamu untuk tetap di sini. Itu hak kamu. Karena,  kembali bukan atas kesadaran penuh dari dirimu sendiri, takkan membuatmu lebih baik, aku tau itu. Tapi saranku, bertahanlah di sini, nyalakan lilin dengan segenap tenangamu. Lakukan semua karena Allah. Karena Allah tak pernah tinggal diam. Allah akan mengganjar semua hal baik yang kamu lakukan, kan? Mungkin semua manusia di sini membuatmu muak selama ini, tapi Allah tak pernah bosan dengan umat-Nya. Allah tak pernah muak dengan sikap kita yang seringkali memuakkan. Bertahanlah. Bukan karena hal-hal berharga lain, tapi karena Allah. Maafkanlah, Cincah. Karena Allah juga tak pernah bosan memaafkan kita yang seringkali melanggar perintah-Nya. Maafkan karena Allah. Ikhlaskan semua yang terjadi. Pasrahkan pada Allah. Kembalilah dalam hangatnya dekapan ukhuwah di sini.

Ukhuwah yang tak perlu diperjuangkan karena ia adalah buah dari manisnya iman (Salim A Fillah)
Insya Allah senin depan ada Selfie bersama ustadz Alex di masjid Gamais, Faperta, Ba’da Isya. Aku harap, aku bisa liat kamu belajar & diskusi bareng kita di sana. Ntar aku sms kalo Sang Ustadz nggak izin lagi. Bismillah yaa!! ^^
Tetap istiqomah, Cincah.
Jika jalan ini mudah, pasti banyak yang ke sini. Sayangnya jalan ini tak semulus jalan beraspal (ngutip kata-kata siapa gitu), jadi banyak yang terpental. Sekarang apa alasan untuk terus menempuh jalan ini? Entah apa yang membuat aku ingin menulis, “Teruslah bertahan di Jalan  Cinta Para Pejuang ini. Bukankah surga-Nya menggiurkan??”
Always Love you coz Allah J


Salam hangat

Sebut Saja Mawar