26 March 2012

the best day

saturday, march 24 2012
It's the best day with  XII IPA 3  el.in.ev (Electric In Everest)  legion. The last day practical test

Biologi!!!!
 jrengg. The strained crept onto my body. When I took  the lottery. Oh number 8. Catalase enzyme. Ok!! Let  play with heart. because they stay in our heart. I broke the heart with mortal. may be it made me over enthusiastic so some of them jump into my mouth. I want to thrown them up but I couldn't because my beloved teachers Mr. Agus said "10 minutes the remaining"... I prepare my report hariyanto hurriedly and as if the master chief, . Mr Agus and Mrs Wiwit,  the greatest  teachers come up our practical  table to asked everything about our practical. 
...................................................................................................................................................................
eventually

the conclusion 
catalase enzyme react in the neutral atmosphere
 
get out from ganesha reptil park!!!  then thrown up heart extract that has been postponed  "hwek!!!"

...........................................................................................................................................................
now!! go to in indonesian practical. dialog. let me show you our script!!

Bel istirahat berbunyi. Meli sedang duduk termanung, memandangi secarik kertas. Tiba-tiba...
Idza        :hei!! meli
Meli       :....
Idza        : berpantun
Meli       : eh? Apa yang kamu bicarakan, dza?
Idza        : tuh kan. Dari tadi kamu tidak mendegarkan aku. Kamu melamun terus  ya
Meli       :lhoo siapa yang melamun. Aku sedang membaca
Idza        : baca apa memangnya?
Meli       :brosur
Idza        : brosur PTN ya?
Meli       :iya!!
Idza        : (mengambil brosur itu) UIN syarifhidayatullah. Jakarta? Kamu mau kuliah di sana?
Meli       : Ya Insya Allah. Doanya, dza.
Idza        : hm.. FITK?
Meli       :Iya. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
Idza        : wah yang akan menjadi guru bahasa inggris nih.
Meli       :hehehe kok tau?
Idza        : Ya iya lah. Pelajaran favorit kamu bahasa inggris kan?
Meli       :hehehe sebenarnya tidak juga. Aku bisanya hanya bahasa inggris.
Idza        : Ah kamu bisa saja, mel!! Jangan terlalu merendah begitu lha.
Meli       :hehehe piss, dza. Tidak usah galak-galak  lha. Eh ngomong-ngomong  kamu sendiri bagaimana?mau melanjutkan ke mana?
Idza        : aku inginnya kuliah di djogja.
Meli       :wah jadi mahasiswa cap gajah donk. Padahal  SMA’nya juga cap gajah. hehehe
Idza        :eh? maksud kamu UGM?
Meli       :bukan. Universitas Gajah Mada. Ahihihi
Idza        : itu  sama aja, neng. Tapi bukan ke sana kok.
Meli       :jangan-jangan mau nyusul bang edi ke fakutas psikologi sanata dharma ya?
Idza        : hush!! Ngawur. Aku juga mau jadi guru mel
Meli       :wah. Guru biologi nih? Ati-ati ya mbok anakku ngantuk diajar kamu.
Idza        : bukan dong. Aku tidak terlalu berminat di Biologi.
Meli       :ckckc mentang-mentang nilai biologimu bagus-bagus  ya jadi bicara seperti itu. Aku aja yang sering remidi biologi biasa aja.
Idza        : aduh meli!!! Kamu yang biasa aja. Menilai orang berlebihan.
Meli       :tuh kan galak lagi. Jangan-jangan kamu mau ambil fisika ya? Ntar kaya pak Sae. Saklek. Kalo kamu masuk kelas, siswanya pura-pura mati semua
Idza        : lho? Kok pake pura-pura mati segala, kaya raditya dika waktu dia lupa tanggal ulang tahun pacarnya?
Meli       :hehehe demam radityadika nih, dza. Jadi, jelasnya kamu mau ambil pendidikan fisika kan?
Idza        : aduh mel, jangan terlalu cepat menyimpulkan begitu ah. Aku mau ambil prodi pendidikan matematika kok.
Meli       :wah... keren. Nanti seperti Mr. Papap kita
Idza        : iya. Wali kelas kita tercinta. Beliau kan  guru yang sangat inspiratif. hehehe
Meli       :wah, berarti benar kan tebakanku. Kamu mau ke sanata dharma seperti beliau. Iya kan?
Idza        : Enggak ah. Aku mau ke universitas yang  negeri aja.
Meli       :Ooh... UNY nih.
Idza        : Iya Insya Allah. Doanya ya.
Meli       :yoa.. kita saling mendoakan J hm..Sebenernya aku masih ragu, dza. Kuliah itu hanya merepotkan orang tua. Dan orang kuliah juga belum tentu sukses.
Idza        : lho meli. Kok kamu bicara seperti itu?
Meli       :aku agak frustasi  lihat brosur ini, dza. Biayanya mahal. Membebani orang tua.  Aku mau kerja saja apa ya? Kalo kerja kan enak. Sudah tidak membebani orang tua lagi.
Idza        :Eh... Membiayai anak itu kewajiban orang tua lah mel. Nanti kalo kamu jadi orang tua juga wajib membiayai anak kamu kan?
Meli       :Lho, emang nyatanya seperti itu kan? Selaku calon guru matematika kamu pasti tau teori peluang kan? Sarjana nganggur dewasa ini juga nggak sedikit. Kasian orag tua yang membiayai anaknya kuliah. Ujung-ujungnya kebanyakan nganggur.
Idza        : Tapi kan prospek ke depanya juga nggak mudah ,mel. Lulusan SMA cari kerjanya juga susah. Kalo di Purbalingga paing yang lowongannya banyak di PT.
Meli       : Lho, kerjaan di dunia ini kan tidak hanya PT. Aku mau coba berwirausaha, dzaa
Idza        : hehehe Meli. Berwirausaha emang  bagus dan penuh tantangan. Tapi, bukankah cita-cita kamu dulu ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa?
Meli       :iya juga si. Tapi, itu bagai mimpi di atas kertas. Cuma tertulis aja.
Idza        : Kasian donk mimpi  kamu, Mel.
Meli       : Lho? Enggak ah. Mimpi nggak harus diwujudkan. Kita nggak  mungkin terus jadi orang naif yang berambisi tinggi dan berusaha mencapai keinginan yang muluk-muluk.
Idza        :kamu ingat kan saat  bu Gotin berkata “Rahmat Allah swt tak akan putus untuk hamba-Nya yang tak pernah putus asa”.  
Meli       : Astaghfirullah, dza.. apa aku lagi putus asa sama rahmat-Nya? Dza, aku hanya mencoba bersikap realistis. Toh setelah lulus SMA bekerja dan berwirausaha selama masih halal-halal saja tak ada salahnya kan?
Idza        : Ya memang tak ada salahnya. Ngomong-ngomong tentang kuliah atau kerja gimana kalo kamu kuliah sambil kerja aja?
Meli       : Wah ide yang cukup bagus. Jadi, kerja paruh waktu gitu?
Idza        : ya. Misalnya kamu kerja jadi pramuniaga di toko buku yang kerjanya shift-siftan.
Meli       :hm... sepertinya Asik. Apalagi kalau ada buku yang  covernya  sama dengan yang menjual buku.
Idza        :hehehe meli-meli.. kamu narsis banget deh.
Meli       :ah, nggak juga. 
Idza        :nggak salah maksudmu?
Meli       : ah, kamu bisa aja.
Idza        : hmm.. jadi kesimpulannya kamu mau kuliah apa kerja?
Meli       : hmm.. (bingung). Eh itu bel nya udah bunyi. Habis ini  kita praktik fisika. Ayo cepat  ke lab.

that's added by our ridiculous expression. and if we forget it we just made another word. here!! you can see some of my classmate expression on indonesian practical exam.. how a pity you're.. you cant  see me and idza's action. because no one take our picture. hehehe they were busy on their laugh when they looked at us. 

everyone  laughed when this teams present their action.



















Kring!!Kring....
Ok!!because the bell has rang. Get me to end up this best day :) 


Alhamdulillah..
Thanks my beloved Allah subhanahu wa ta'ala
 ^_^
thanks for this day 
^_^

hopeful

jreng!!!! physic is coming,,,,
then the devil remove all of formula in my brain.....
I don't know how...
:(
I know why
may be I have too large mission
for indonesian
I hope
it biggest than engl*sh
oh my God
give me seven  point five